Jumat, 09 Juni 2017

Gerakan Senam Ibu Hamil 6 Bulan di Rumah




Gerakan Senam Ibu Hamil saat usia kehamilan 8 bulan, dilakukan untuk mengisi kegiatan saat di Rumah. Pada usia kehamilan ini, biasanya mereka akan lebih banyak menghabiskan waktu dirumah. Apabila tidak melakukan aktifitas, tentu akan menimbulkan rasa bosan bahkan depresi pada ibu hamil. Hal ini tentu sangat tidak baik untuk kesehatan janin dan calon ibu.

Untuk mengisi waktu luang tersebut, tidak ada salahnya anda melakukan senam hamil sederhana di dalam rumah. Selain untuk menghindari depresi, senam hamil akan melatih otot-otot panggul dan otot-otot di sekitar vagina, sebagai persiapan saat persalinan. 

Beberapa gerakan sederhana Senam Ibu Hamil, yang bisa anda lakukan adalah sebagai berikut :

Hands and back up train
  • Gerakan senam ini diawali dengan mengangkat lengan lurus di atas kepala, telapak tangan saling berhadapan. Dan tahan posisi ini selama 20 detik.
  • setelah 20 detik Regangkan kedua lengan selebar mungkin.
  • Lakukan gerakan ini berulang 5 kali

Hip
  • awali gerakan senam dengan berbaring telentang dengan posisi lutut ditekuk,
  • Tarik napas melalui hidung dan kencangkan otot bagian perut dan bokong (seperti akan mengejan)
  • Tahan selama aktivita ini selama 5 detik dan hembuskan nafas, dengan rileks
  • Lakukan Gerakan Senam Ibu Hamil ini sesering mungkin, saat usia kehamilan 8 bulan.

Mencium Lantai
  • Gerakan Senam Hamil ini dilakukan untuk memperbaiki posisi bayi agar kepala bayi mengarah panggul pada bayi sungsang. Dan bisa dilakukan saat usia kehamilan 6
  • Metode ini biasanya cocok untuk usia 6 bulan hamil bulan.
  • Awali gerakan dengan berjongkok, dan kemudian membungkuk secara perlahan dampai hampir mencium tanah. Tahan posisi ini selam 10 detik.
  • Setelah anda mampu mencium tanah, kembali ke posisi semula.
  • Lakukan gerakan ini sesering mungkin, sampai posisi bayi benar.

Ketiga Gerakan Senam Ibu Hamil saat kehamilan tua seperti diatas yang bisa membuat pikiran Anda menjadi rileks kembali, dan lebih siap menjalani persalinan normal. Namun, apabila karena suatu kondisi dokter menyarankan anda untuk tetap beristirahat (bedrest), karena pendarahan, ketuban bocor ataupun kondisi lain yang menyebabkan kondisi kehamilan berisiko. Maka Senam hamil yang paling sederhana sekalipun, sebaiknya jangan anda lakukan.

Ringkasan :
  1. Gerakan Senam Ibu Hamil saat usia 8 bulan tidak dengan gerakan yang terlalu menguras tenaga.
  2. Gerakan Hands and back up train, Hip, Mencium Lantai bisa dilakukan saat usia kehamilan 6 – 8 bulan.



SEMOGA BERMANFAAT

Senin, 05 Juni 2017

Tips Merawat Tali Pusar Bayi Baru Lahir




Banyak orang tua bayi baru lahir, terutama yang baru saja memiliki bayi cenderung merasa khawatir tentang bagaimana cara merawat tali pusar bayi. Ada begitu banyak mitos yang berkembang tentang cara perawatan tali pusar bayi yang semakin membuat para orang tua baru tersebut menjadi dilema dan bingung. Lantas seperti apakah cara perawatannya? Simak ulasannya berikut ini.


Tali pusar ialah pemghubung antara ibu dan janin yang tumbuh di dalam rahim ibu. Peranannya cukup vital karena menjadi jembatan untuk memberikan pasokan nutrisi dari ibu selama janin masih berada di dalam kandungan. Tak hanya nutrisi saja namun juga oksigen dan sistem pembuangan pada janin pun juga melalui tali pusar. Saat bayi dilahirkan, tali pusar tak lagi digunakan untuk mensuplai kebutuhan bayi sehingga harus dipotong dan kemudian dijepit dengan penjepit khusus segera setelah bayi dilahirkan. Karena tidak terdapat saraf pada tali pusar, sehingga bayi tidak akan merasa sakit saat dilakukan pemotongan.


Merawat tali pusar bayi memang susah - susah gampang serta perlu perawatan yang teliti dan hati – hati. Pada umumnya tali pusat bayi baru lahir setelah di potong akan mengering dengan sendirinya dalam waktu 1 hingga 3 minggu setelah lahir. Namun sangat penting untuk memberikan perawatan yang tepat hingga tali pusar cepat mengering dan tidak menimbulkan infeksi serius.


1. Jaga agar tetap bersih

Meski tali pusar bayi dapat kering dan terlepas dengan sendirinya, namun orang tua perlu merawatnya supaya tetap dalam keadaan yang bersih. Selain mempercepat proses pengeringan juga agar terhindar dari kemungkinan timbulnya infeksi. Bersihkan dengan alkohol di area sekitar pusar, perhatikan sebelum menggunakan alkohol oleskan perut bayi dengan lotion terlebih dahulu. Hal ini karena alkohol dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi dan membuat bayi rewel.

2. Jaga agar tetap kering

Tali pusar bayi yang lembab akan membuatnya lebih lama terlepas sehingga akan membutuhkan perawatan yang lebih lama juga. Karenanya disarankan untuk membuat sirkulasi udara di bagian tali pusat dapat terjaga dengan baik. Dan jika menggunakan popok bayi usahakan tali pusat tidak tertutup popok agar terhindar dari kelembaban. Bila perlu gunakan popok sekali pakai yang berbahan tipis dan biarkan mendapat udara agar tali pusat cepat mengering.

3. Jangan mandikan dalam bak penuh air

Sebelum tali pusat kering dan lepas dengan sendirinya usahakan jangan memandikan bayi dalam bak mandi penuh air. Gunakan saja waslap atau spons mandi khusus bayi, alasmandikan bayi di tempat khusus yang telah di berbayidi dan aman untuk bayi. Hal ini karena air dapat membuat tali pusat lembab dan mudah terkena infeksi, seperti demam.

4. Biarkan lepas dengan sendirinya

Meskipun tali pusar bayi tinggal seutas benang saja perlu diingat bahwa jangan sekalipun pernah mencoba untuk menariknya baik sengaja atau tidak. Sebab bila tali pusat terlepas sebelum waktunya hal tersebut dapat mengakibatkan pendarahan di bagian tersebut. Dan tentu akan membuat bayi menangis kesakitan. Pada kasus yang lebih parah hal tersebut dapat menyebabkan kondisi yang dapat mengakibatkan kematian pada bayi baru lahir.


Bayi umumnya memang memiliki suhu tubuh yang lebih hangat namun perlu diwaspadai jika suhu tubuh bayi menjadi lebih tinggi dari biasanya. Ibu juga harus lebih tanggap dan waspada terhadap segala kemungkinan penyebab suhu tubuh bayi yang meningkat termasuk karena tali pusat. Ada beberapa kondisi tali pusar yang menunjukan perlunya perawatan secara khusus dari dokter atau bidan terdekat. Berikut diantaranya :

1. Kulit perut disekitar tali pusar menjadi merah dan terlihat membengkak.
2. Demam lebih hingga lebih dari 38 derajat celcius.
3. Mengeluarkan nanah dan berbau tidak sedap.
4. Terjadi pendarahan terus menerus yang tak kunjung berhenti.
5. Bayi terlihat kesakitan hingga menangis teeus menerus bahkan meski tidak disentuh sekalipin. Bila tanda – tanda infeksi tak kunjung mereda sebaiknya orang tua segera membawa bayi ke rumah sakit untuk mendapat perawatan yang lebih tepat. Hal tersebut bisa jadi merupakan tanda dari sebuah infeksi tali pusat yang dapat mengancam keselamatan bayi baru lahir yang dalam dunia medis disebut sebagai omohalitis. Infeksi ini harus segera mendapat perawatan yang tepat agar tak membahayakan nyawa bayi.


Bila tali pusat sudah benar – benar kering dan akhirnya terlepas atau seringkali disebut puput, jangan berhenti membersihkannya. Bersihkan selalu seluruh bagian pusar, terutama saat memandikan bayi. Gunakan sabun khusus bayi, bersihkan perlahan agar tak menyakiti bayi kemudian keringkan segera. Keringkan dengan baik dan benar seluruh permukaan pusar agar tak membuat pusar mwnjadi lembab. Kelembaban sangat disukai kuman – kuman penyebab bakteri. Jika terjadi pelengketan cukup bersihkan dengan air hangat atau alkohol 70%.

Umumnya tali pusat yang masih baru dipotong akan berwarna pucat dan terlihat basah. Seiring dengan perawatan yang diberikan akan membuat tali pusat mengering dengan sempurna. Perlu waktu setidaknya 1 hingga 3 minggu agar tali pusat mengering dan terlepas sendiri, dan saat mengering tali pusat akan berwarna coklat kehitaman. Bersihkan setiap hari agar mencegah kemungkinan munculnya jamur dan menyebabkan infeksi. Jangan pernah sekali pun mengutak – atik tali pusar yang telah mengering ini. Bila tali pusat belum juga terlepas hingga minggu ke empat setelah lahir maka orang tua perlu mewaspadai hal ini dan segera membawa bayi ke dokter atau bidan terdekat.




SEMOGA BERMANFAAT 

Minggu, 04 Juni 2017

Khasiat Jitu Akupuntur Untuk Tahap Kehamilan




Kehamilan merupakan salah satu saat paling membahagiakan bagi wanita. Selama periode ini, seorang wanita hamil perlu tetap fit dan sehat. 

Akupuntur merupakan salah satu metode yang bisa dipertimbangkan untuk menjaga kehamilan tetap sehat. Akupuntur dikenal memudahkan proses persalinan dan memungkinkan Anda tetap santai saat menjalani kehamilan.


Jawabannya adalah ya, karena akupuntur merupakan satu jenis pengobatan alternatif yang tidak melibatkan pemberian obat. Akupuntur bisa digunakan dalam setiap tahap kehamilan dan membantu mengurangi segala keluhan yang muncul selama kehamilan.

Akupuntur menggunakan jarum kecil dan tipis untuk merangsang aliran darah ke rahim yang dengan demikian menyediakan lebih banyak nutrisi dan oksigen bagi bayi. Menurut penelitian, menerima akupuntur seminggu sekali pada bulan terakhir kehamilan dapat mengurangi rasa sakit selama proses persalinan.

Satu sesi terapi umumnya berlangsung selama sekitar 45 menit dan dijamin bebas rasa sakit. Beberapa manfaat akupuntur untuk berbagai tahapan kehamilan adalah sebagai berikut :

Trimester Pertama

Pada tahap pertama kehamilan, akupuntur mengurangi berbagai keluhan seperti mual, muntah, dan migrain. Akupuntur diyakini meningkatkan produksi darah, menghilangkan racun dari tubuh, serta membuat ibu hamil lebih rileks.

Trimester Kedua

Pada trimester kedua, seorang wanita hamil mengalami banyak perubahan dalam tubuh akibat pertumbuhan bayi. Hal ini menyebabkan nyeri punggung serta keluhan lain. Pada tahap ini, akupunktur memberikan bantuan meredakan nyeri ulu hati, wasir, kecemasan, dan depresi.

Trimester Ketiga

Akupuntur tetap menguntungkan sampai tahap terakhir kehamilan. Pada tahap ini, akupunktur membantu mengatasi gejala nyeri punggung, linu panggul, nyeri sendi, dan mempersiapkan wanita hamil menjalani persalinan.


Akupuntur mengurangi rasa sakit saat memasuki proses persalinan.
Akupuntur mampu mengkondisikan seorang ibu hamil agar mampu bersalin lebih mulus dan dalam waktu lebih singkat.
Akupuntur juga membantu menginduksi persalinan dalam kasus persalinan yang terlambat.


Akupuntur efektif membantu seorang wanita untuk memulihkan kondisi setelah persalinan.
Terapi ini juga membantu mengatasi masalah menyusui dan depresi postpartum.




SEMOGA BERMANFAAT

Jumat, 02 Juni 2017

Tips Jitu Mengatasi Skoliosis pada Ibu Hamil




Skoliosis atau kelainan tulang belakang bengkok atau melengkung pada ibu hamil akan mempengaruhi kenyamanan kehamilan. Namun, skoliosis bisa Anda cegah dengan memenuhi kebutuhan gizi dengan baik dan seimbang. 

  • Tidur di atas kasur yang tidak terlalu lunak. Bukan berarti harus keras, melainkan yang dapat mengakomodasi kontur tubuh kita, khususnya bentuk tulang belakang yang khas.
  • Bila duduk usahakan bagian telinga, bahu dan pinggul dalam keadaan tagak lurus. Bila perlu, daerah pinggul diganjal bantal kecil. Kedua paha harus sejajar dengan lantai.
  • Dalam keadaan berdiri, usahakan telinga, bahu, lengan, pinggul dan lutut berada dalam satu garis lurus. Lutut menghadap ke depan dan tarik perut kea rah dalam. Bila harus berdiri cukup lama, tumpangkan salah satu kaki di atas sebuah bangku pendek. Lakukan bergantian dengan kaki yang lain.
  • Saat akan mengangkat barang, jangan langsung membungkuk. Sebagian lutut harus ditekuk, baru angkat barang dengan posisi.tubu menghadap barang tersebut. Sesuaikan kekuatan yang kita keluarkan dengan perkiraan berat barang.
  • Rutin melakukan latihan untuk memperkuat otot-otot tulang belakang, dan berolahraga, misalnya berenang.


  1. Terapi non medis boleh dilakukan, asal di bawah pengawasan pakarnya. Juga, hanya untuk mengurangi keluhan atau resiko timbulnya nyeri, bukan untuk koreksi bentuk tulang belakang. Dengan kata lain, efektivitas untk koreksi pada terapi non medis belum terbukti secara ilmiah. Target skoliosis terkoreksi lewat tindakan operasi saja, kurang lebih 50%.
  2. Tidak harus operasi Caesar. Ibu hamil dengan skoliosos umumnya bisa melahirkan secara spontan alami. Bila ternyata harus melahirkan lewat operasi, mungkin ada pertimbangan lain yang tidak terkait langsung dengan skoliosis, misalnya rongga panggul sempit. Bila skoliosisnya ke lumbal 5, maka tidak bisa dilakukan bius epidural, jadi harus bius umum.




SEMOGA BERMANFAAT

Kamis, 01 Juni 2017

Cara Jitu Meningkatkan Rasa Nyaman Ibu Hamil Saat Mandi




Mandi adalah moment dalam kegiatan sehari hari yang banyak di sukai oleh ibu hamil, apalagi ketika kehamilan memasuki trimester ke tiga. Dimana rasa gerah selalu saja muncul dan keringat menjadi berlebihan.

Bayangkan Anda mandi berendam air hangat dan busa yang lembut, pasti tubuh Anda menjadi terasa begitu santai. Semua ketegangan sepanjang hari langsung serasa lumer oleh hangatnya air dan lembutnya busa mandi.  Atau mungkin Anda mandi dengan menggunakan Shower saat air hangat mengalir dan menyentuh kepala dan badan Anda, itulah saat yang sangat menenangkan.

Nah ternyata moment mandi ketika masa kehamilan merupakan moment yang asyik yang bisa Anda gunakan juga sebagai sarana untuk “re-programming” pikiran bawah sadar untuk melahirkan dengan mudah, lancar, nyaman dan menyenangkan lho.


1. Suhu

Hal pertama yang utama yang harus diperhatikan adalah sebaiknya Anda menghindari mandi dengan air yang terlalu panas kenapa? Karena ketika air yang Anda gunakan terlalu panas, itu arti bahwa suhu tubuh Anda meningkat, dan ini dapat mengirim sinyal ke bayi Anda bahwa ada sesuatu yang salah seperti demam atau infeksi. Selain itu, ini akan mempengaruhi suhu di dalam rahim Anda. 

Jika Anda tidak dapat menikmati waktu Anda atau tidak mandi selama lebih dari beberapa menit karena Anda mandi dengan air dingin dan Anda tidak menikmati itu, berarti tujuan relaksasi tidak tercapai. Jadi kuncinya, seperti biasa, adalah kenyamanan. 

Mandilah dengan air yang paling nyaman suhunya bagi Anda dan tubuh Anda, hangat mungkin bisa jadi pilihan bijak, bagi Anda yang tidak suka mandi dengan air dingin, yang terpenting adalah dimana Anda bisa bersantai dengan nyaman dan bisa merilekskan otot yang tegang dan juga pikiran yang penat sepanjang hari.

2. Jumlah air

Jika anda mandi dan berendam di air hangat di sebuah bath up, ada baiknya sebagian besar perut Anda terendam dengan baik, agar Anda benar benar merasakan sensasi relaksasi luar biasa di dalam tubuh Anda.

3. Pentingnya Aroma Therapy dan Produk Mandi yang Alami

Kebanyakan orang tidak tahu bahwa organ terbesar dalam tubuh adalah kulit. Kulit itu hidup, memperbaharui, menyerap, dan mengusir organisme dan bakteri yang merugikan. Kulit itu bernafas dan menyerap. Berarti Anda harus memikirkan kualitas bahan yang Anda gunakan untuk mandi. Dimana sebisa mungkin carilah bahan yang alami yang tidak membebani kulit dengan bahan bahan kimia.

Anda bisa juga menggunakan atau membuat sendiri sabun mandi yang alami. Dan ingat bahwa aroma yang dihasilkan pada produk sabun mandi juga dapat membantu merilekskan tubuh, jadi gunakan aroma aroma yang lembut dan menenangkan. Anda juga bisa menambahkan minyak essensial ke dalam air mandi Anda seperti geranium/ mawar dan lavender sangat menenangkan dan aman untuk semua (hanya 10 tetes).

4. Jangka Waktu

Untuk moment ini Anda bisa mandi dengan jangka waktu yang cukup lama, sambil mendengarkan musik yang menenangkan, sambil melamun bahkan sambil membayangkan proses persalinan yang nyaman dan tenang.

Apalagi jika Anda typenya visual Andapun bisa meletakkan atau menempel tulisan tulisan yang berisi sugesti positif di kamar mandi Anda, sehingga Anda bisa melihat, membaca, meresapi, menghayati, melamunkannya, membayangkannya.

5. Reprogramming

Jika Anda memiliki CD, relaksasi atau meditasi Anda dapat mendengarkan saat Anda berendam di bath menenangkan Anda. Berlatih relaksasi Anda dapat lebih mudah dalam air hangat terutama ketika Anda mulai dengan program ini. Visualisasi dan self hypnosis menjadi lebih dan lebih kuat dengan pengulangan. Menggunakan CD relaksasi secara teratur ketika Anda mandi meningkatkan kedalaman pemrograman ulang Anda, dan mandi sendiri menjadi “penanda” untuk relaksasi Anda




SEMOGA BERMANFAAT