Kini bayi
mungil telah hadir di dunia, perjuangan ibu dalam menjaga dan merawat kehamilan
serta dalam proses persalinan yang berjuang berat terbayar sudah dengan
kehadiran bayi anda yang sangat mempesona dan mengagumkan. Akan tetapi
perjuangan anda setelah proses persalinan tidak terhenti begitu saja melainkan
banyak sekali perubahan yang harus dialami dalam masa nifas dan menyusui.
Sehingga penting sekiranya bagi anda yang mengalami kehamilan pertama untuk
membekali diri dengan pengetahuan pasca persalinan termasuk kelelahan menjadi
ibu baru.
Permasalahan yang sering kali terjadi pada ibu baru setelah
melahirkan adalah permasalahan terkait dengan proses persalinan kemudian
aktivitas yang berhubungan dengan menyusui dan yang terakhir adalah masalah nifas.
Pada saat menjadi ibu baru seringkali mengalami rasa letih yang luar biasa. Hal
ini wajar dialami akan tetapi apabila terus berlanjut akan mempengaruhi dalam
merawat anak anda. Ketidaknyamanan dari rasa letih yang berkepanjangan akan
membuat anda kesulitan dalam beradaptasi dalam membesarkan bayi anda.
Rasa letih pada ibu baru dapat disebabkan karena kurang
terpenuhinya istirahat malam hari apalagi untuk ibu baru yang harus mampu
beradaptasi dengan kebiasaan sikecil yang masih belum teratur untuk minum susu
dan juga kebiasaan terbangun di malam hari. Selanjutnya rasa letih dapat
terjadi dikarenakan tiroid yang kurang aktif atau dikenal dengan istilah
hypothyroidism. Fungsi dari hormon tiroid yaitu untuk mengatur kecepatan
metabolisme. Kondisi ini yang menyebabkan metabolisme menjadi lambat sehingga
seringkali anda merasakan kelelahan.
Terakhir penyebab kelelahan adalah adanya alergi terhadap
makanan tertentu, seperti misalnya terjadi intoleransi makanan ringan yang
membuat sering kali anda mengantuk, bukti ini merupakan menunjukan adanya
intoleransi makanan sebagai penyebab kelelahan sehingga merupakan peringatan
awal bagi tubuh yang sedang terjadinya intoleransi makanan. Untuk kelelahan
yang terjadi sebaiknya anda menghindari makanan yang merasakan mengantuk dalam
waktu 10-30 menit setelah menganutnya. Keletihan setelah melahirkan membuat
anda menjadi sulit untuk beradaptasi dan ketidaknyamanan sehingga anda dapat
mengurangi dengan melakukan usaha-usaha ini.
Berikut dalam mengatasi kelelahan setelah melahirkan :
1. Curi waktu di sela istirahat bayi
Pergunakan waktu sebaik mungkin ketika anda menjadi ibu
baru, anda dapat mencuri waktu istirahat bayi anda di siang hari dengan bersama
untuk beristirahat kemudian di malam hari anda dapat meminta bantuan suami anda
ketika malam hari ketika bayi anda terbangun. Dengan begitu peranan anda dan
juga suami dapat terbagi dengan tugas tugas yang baik.
2. Dapatkan tidur yang berkualitas
Usahakan untuk dapat tidur berkualitas ketika bayi anda
sudah tertidur di malam hari, anda dapat membiasakan menggunakan lampu tidur
ketika bayi sudah tertidur sehingga bayi anda dapat terbiasa membedakan siang
dan malam dan mempunyai jadwal tidur yang tepat sehingga tidak mengganggu waktu
tidur yang berkepanjangan.
3. Sempatkan untuk sarapan
Biasanya ibu baru seringkali meninggalkan sarapan karena
beberapa alasan diantaranya adalah sibuk mengurus anak di pagi hari padahal
sarapan merupakan kebiasaan terpenting yang harus dilakukan oleh ibu baru dalam
menjaga asupan nutrisi. Lengkapi kecukupan karbo dan protein serta vitamin yang
dapat mendukung anda dalam melakukan aktivitas sehingga tidak terjadi
kelelahan.
4. Perbanyak Cairan
Kelelahan dapat pula disebabkan karena kurangnya asupan
cairan sehingga cepat lesu. Apabila kelelahan disebabkan karena kurang cairan
biasanya ditandai dengan perubahan urine sehingga yang terbaik adalah dengan
mencukupi kebutuhan cairan harian yaitu delapan gelas setiap hari.
SEMOGA BERMANFAAT

Tidak ada komentar:
Posting Komentar